Suzuki Ertiga, MPV andalan Suzuki, telah menempuh perjalanan panjang sejak debutnya. Dari model pertama yang sederhana hingga generasi terbaru yang lebih canggih, Ertiga terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar Indonesia. Namun, seperti halnya setiap kendaraan, Ertiga juga memiliki permasalahan yang perlu diperhatikan. Artikel ini akan mengupas tuntas perbandingan masalah antara Ertiga generasi lama (pre-facelift dan facelift pertama) dan generasi baru (generasi kedua dan seterusnya), memberikan Anda panduan komprehensif untuk membuat keputusan yang tepat.
I. Kilas Balik: Ertiga Generasi Lama (2012-2018)
Ertiga generasi lama, yang sering disebut sebagai "Ertiga Dreza" (untuk versi facelift terakhir), mengukir namanya sebagai MPV terjangkau dengan kabin lapang dan konsumsi bahan bakar yang irit. Namun, dibalik keunggulannya, terdapat beberapa isu yang seringkali menghantui pemiliknya:
A. Permasalahan Umum Ertiga Generasi Lama
-
Kualitas Interior: Material interior yang digunakan terasa kurang premium, terutama pada varian yang lebih rendah. Plastik yang keras mendominasi kabin, menimbulkan kesan murah dan rentan terhadap goresan.
-
Performa Mesin: Mesin K14B berkapasitas 1.4 liter memang irit, namun tenaganya terasa kurang memadai saat membawa beban penuh, terutama di tanjakan. Akselerasi terasa lambat dan membutuhkan putaran mesin tinggi untuk mendapatkan daya yang cukup.
-
Suspensi: Suspensi Ertiga generasi lama cenderung empuk, yang memberikan kenyamanan saat berkendara di jalan mulus. Namun, saat melewati jalan berlubang atau bergelombang, suspensi terasa limbung dan kurang stabil.
-
Karat: Beberapa pemilik melaporkan adanya karat pada bagian-bagian tertentu, terutama pada kolong mobil dan area sekitar pintu. Hal ini perlu diperhatikan, terutama jika mobil sering digunakan di daerah dengan iklim lembab.
-
Masalah Kelistrikan: Beberapa kasus masalah kelistrikan seperti lampu yang redup, aki tekor, atau masalah pada sistem audio juga sering ditemukan.
B. Solusi dan Pencegahan untuk Ertiga Generasi Lama
-
Interior: Untuk meningkatkan kenyamanan, Anda dapat mengganti jok dengan bahan yang lebih berkualitas, menambahkan karpet dasar, atau melakukan pelapisan ulang pada bagian-bagian interior yang terasa kurang nyaman.
-
Performa Mesin: Menggunakan bahan bakar berkualitas tinggi, melakukan perawatan rutin seperti penggantian oli dan filter secara berkala, serta menghindari membawa beban berlebihan dapat membantu menjaga performa mesin. Alternatif lain adalah melakukan remapping ECU untuk meningkatkan tenaga, namun perlu diingat bahwa hal ini dapat mempengaruhi garansi dan konsumsi bahan bakar.
-
Suspensi: Mengganti per dan shock absorber dengan merek yang lebih berkualitas dapat meningkatkan stabilitas dan kenyamanan. Pemasangan stabilizer bar juga dapat membantu mengurangi body roll saat menikung.
-
Karat: Melakukan perawatan anti karat secara berkala, terutama pada kolong mobil dan area yang rentan terhadap karat, sangat disarankan. Hindari parkir di tempat yang lembab dan pastikan untuk mencuci mobil secara teratur.
-
Masalah Kelistrikan: Memeriksa kondisi aki secara berkala, membersihkan terminal aki dari korosi, dan memastikan semua komponen kelistrikan berfungsi dengan baik dapat membantu mencegah masalah kelistrikan.
II. Evolusi Ertiga: Generasi Baru (2018-Sekarang)
Ertiga generasi baru hadir dengan perubahan signifikan, baik dari segi desain, fitur, maupun performa. Mesin baru dan platform Heartect memberikan peningkatan yang signifikan dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, bukan berarti Ertiga generasi baru bebas dari masalah.
A. Permasalahan Umum Ertiga Generasi Baru
-
Kualitas Cat: Beberapa pemilik mengeluhkan kualitas cat yang kurang baik, mudah tergores, dan rentan terhadap chip.
-
Bunyi-bunyi Aneh: Bunyi-bunyi aneh dari dashboard, pintu, atau suspensi terkadang muncul setelah penggunaan beberapa waktu. Hal ini bisa disebabkan oleh getaran atau kualitas perakitan yang kurang baik.
-
Sistem AC: Beberapa pemilik melaporkan masalah dengan sistem AC, seperti AC yang kurang dingin atau kompresor AC yang bermasalah.
-
Sensor-sensor: Masalah pada sensor-sensor, seperti sensor parkir atau sensor ABS, juga terkadang ditemukan.
-
Transmisi Otomatis: Beberapa pemilik melaporkan masalah dengan transmisi otomatis, seperti perpindahan gigi yang kurang halus atau delay saat akselerasi. (Terutama pada model awal)
B. Solusi dan Pencegahan untuk Ertiga Generasi Baru
-
Kualitas Cat: Melakukan coating atau waxing secara berkala dapat membantu melindungi cat dari goresan dan kerusakan akibat sinar matahari.
-
Bunyi-bunyi Aneh: Memeriksakan mobil ke bengkel resmi untuk mengidentifikasi sumber bunyi dan melakukan perbaikan yang diperlukan. Memastikan semua baut dan klip terpasang dengan benar juga dapat membantu mengurangi bunyi-bunyi aneh.
-
Sistem AC: Memastikan sistem AC terisi freon dengan cukup, membersihkan filter AC secara berkala, dan memeriksakan kondisi kompresor AC ke bengkel spesialis AC.
-
Sensor-sensor: Memeriksakan sensor-sensor yang bermasalah ke bengkel resmi dan melakukan penggantian jika diperlukan. Memastikan kabel-kabel sensor terhubung dengan baik juga penting.
-
Transmisi Otomatis: Melakukan perawatan transmisi otomatis secara berkala, seperti penggantian oli transmisi, dapat membantu menjaga performa dan mencegah masalah. Hindari mengemudi dengan agresif dan melakukan perpindahan gigi yang mendadak.
III. Perbandingan Langsung: Masalah Utama dan Perbedaan
| Fitur/Masalah | Ertiga Generasi Lama (2012-2018) | Ertiga Generasi Baru (2018-Sekarang) |
|---|---|---|
| Kualitas Interior | Kurang Premium, Plastik Keras | Lebih Baik, Namun Tetap Ada Plastik |
| Performa Mesin | Kurang Bertenaga Saat Beban Penuh | Lebih Bertenaga, Lebih Responsif |
| Suspensi | Empuk, Kurang Stabil | Lebih Stabil, Lebih Nyaman |
| Karat | Rentan terhadap Karat | Lebih Tahan Karat |
| Masalah Kelistrikan | Sering Terjadi | Lebih Jarang Terjadi |
| Kualitas Cat | Cukup Baik | Terkadang Kurang Baik |
| Bunyi-bunyi Aneh | Jarang Terjadi | Terkadang Terjadi |
| Sistem AC | Relatif Aman | Beberapa Kasus Masalah |
| Sensor-sensor | Jarang Terjadi | Terkadang Terjadi |
| Transmisi Otomatis | Relatif Aman | Beberapa Kasus Masalah (Awal) |
IV. Tips Memilih Ertiga Bekas: Meminimalisir Masalah
Saat memilih Ertiga bekas, baik generasi lama maupun baru, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meminimalisir potensi masalah:
-
Periksa Riwayat Perawatan: Pastikan mobil memiliki riwayat perawatan yang lengkap dan teratur. Hal ini menunjukkan bahwa mobil dirawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya.
-
Lakukan Inspeksi Mendalam: Periksa semua komponen mobil, mulai dari mesin, transmisi, suspensi, kelistrikan, hingga interior dan eksterior. Perhatikan tanda-tanda kerusakan atau keausan yang tidak wajar.
-
Test Drive: Lakukan test drive untuk merasakan performa mobil dan mendeteksi potensi masalah, seperti bunyi-bunyi aneh, getaran, atau masalah pada sistem pengereman.
-
Bawa Mekanik Terpercaya: Jika memungkinkan, bawa mekanik terpercaya untuk membantu Anda memeriksa mobil secara lebih detail.
-
Perhatikan Tahun Produksi dan Varian: Tahun produksi dan varian mobil dapat mempengaruhi kondisi dan fitur yang tersedia. Pilihlah mobil dengan kondisi yang paling baik sesuai dengan anggaran Anda.
V. Kesimpulan: Pertimbangan Akhir
Ertiga, baik generasi lama maupun baru, memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ertiga generasi lama menawarkan harga yang lebih terjangkau dan konsumsi bahan bakar yang irit, namun memiliki kekurangan pada kualitas interior, performa mesin, dan suspensi. Ertiga generasi baru menawarkan desain yang lebih modern, fitur yang lebih lengkap, dan performa yang lebih baik, namun memiliki beberapa masalah pada kualitas cat, bunyi-bunyi aneh, dan sistem AC.
Pilihan antara Ertiga generasi lama dan baru tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda. Jika Anda mencari MPV terjangkau dengan konsumsi bahan bakar irit dan tidak terlalu mempermasalahkan kualitas interior dan performa, Ertiga generasi lama bisa menjadi pilihan yang baik. Namun, jika Anda menginginkan MPV dengan desain yang lebih modern, fitur yang lebih lengkap, dan performa yang lebih baik, Ertiga generasi baru adalah pilihan yang lebih tepat.
Apapun pilihan Anda, pastikan untuk melakukan pemeriksaan yang teliti sebelum membeli mobil bekas untuk meminimalisir potensi masalah. Dengan mempertimbangkan semua faktor yang telah dibahas dalam artikel ini, Anda dapat membuat keputusan yang tepat dan mendapatkan Ertiga yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Selamat memilih!






