Suzuki Ertiga: Bukan Sekadar Mobil Keluarga Biasa, Tapi… Mengulik Keluhan yang Sering Muncul

Robby Herlambang

Suzuki Ertiga telah lama menjadi pilihan favorit bagi keluarga Indonesia yang mencari kendaraan yang praktis, ekonomis, dan cukup lega untuk menampung banyak penumpang. Namun, di balik popularitasnya, tersimpan beberapa kelemahan yang sering dikeluhkan oleh para pemilik dan calon pembeli. Artikel ini akan mengupas tuntas kelemahan-kelemahan tersebut secara mendalam, dengan tujuan memberikan gambaran yang lebih komprehensif sebelum Anda memutuskan untuk meminang mobil ini.

1. Performa Mesin yang Terasa "Kurang Nendang", Terutama Saat Beban Penuh

Ini adalah keluhan yang paling sering terdengar tentang Ertiga. Mesin K15B berkapasitas 1.5 liter yang digunakan pada Ertiga memang terkenal irit bahan bakar, tetapi sayangnya, performanya terasa kurang memadai, terutama saat mobil diisi penuh dengan penumpang dan barang bawaan.

  • Tenaga dan Torsi: Mesin ini menghasilkan tenaga maksimal sekitar 104 PS dan torsi 138 Nm. Angka ini sebenarnya cukup standar untuk kelasnya, tetapi karakter mesinnya lebih condong ke putaran bawah dan menengah. Artinya, tenaga terasa cukup saat mobil melaju di kecepatan rendah dan menengah, tetapi akan terasa "ngos-ngosan" saat menanjak atau melakukan overtaking di jalan tol.

  • Transmisi: Transmisi otomatis 4-speed yang digunakan pada beberapa varian juga berkontribusi pada kesan "kurang nendang" ini. Transmisi ini terasa kurang responsif dan kurang efisien dibandingkan transmisi otomatis yang lebih modern dengan jumlah gigi yang lebih banyak. Transmisi manual 5-speed memang memberikan kontrol yang lebih baik, tetapi tetap saja, performa mesin secara keseluruhan menjadi faktor pembatas.

  • Solusi: Untuk mengatasi masalah ini, beberapa pemilik Ertiga memilih untuk melakukan upgrade ringan pada mesin, seperti memasang piggyback ECU atau mengganti knalpot dengan model yang lebih responsif. Namun, perlu diingat bahwa modifikasi mesin dapat mempengaruhi garansi dan keandalan mobil. Selain itu, penting untuk menyesuaikan gaya mengemudi dengan karakter mesin Ertiga. Hindari memaksakan mesin saat menanjak atau melakukan overtaking, dan manfaatkan gigi yang lebih rendah untuk mendapatkan tenaga yang lebih optimal.

Baca Juga :  Roof Box Ertiga: Meningkatkan Kapasitas Penyimpanan Mobil Anda dengan Efektif

2. Kualitas Interior yang Terkesan "Plastik" dan Kurang Premium

Dibandingkan dengan kompetitornya, kualitas interior Ertiga sering dikritik karena penggunaan material plastik yang dominan. Hal ini memberikan kesan yang kurang premium dan kurang mewah.

  • Dashboard dan Panel Pintu: Hampir seluruh permukaan dashboard dan panel pintu terbuat dari plastik keras. Material ini memang mudah dibersihkan dan tahan lama, tetapi kurang memberikan kesan mewah dan nyaman saat disentuh.

  • Jok: Jok pada varian bawah biasanya dilapisi dengan kain yang kualitasnya standar. Jok ini memang cukup nyaman untuk perjalanan jarak pendek, tetapi kurang memberikan dukungan yang memadai untuk perjalanan jarak jauh.

  • Solusi: Untuk meningkatkan kualitas interior, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengganti jok dengan bahan yang lebih berkualitas, seperti kulit sintetis atau kulit asli. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan aksesoris interior, seperti pelapis dashboard, karpet dasar, dan cover setir, untuk memberikan sentuhan yang lebih personal dan mewah. Beberapa pemilik Ertiga juga memilih untuk melapisi beberapa bagian interior dengan bahan pelapis yang lebih lembut, seperti suede atau alcantara.

3. Peredaman Kabin yang Kurang Baik, Terutama Saat Kecepatan Tinggi

Masalah peredaman kabin juga menjadi salah satu keluhan yang sering dilontarkan oleh pemilik Ertiga. Suara bising dari luar, seperti suara ban, suara mesin, dan suara angin, mudah masuk ke dalam kabin, terutama saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi.

  • Pintu dan Jendela: Pintu dan jendela Ertiga tampaknya kurang rapat sehingga suara bising dari luar mudah masuk ke dalam kabin.

  • Lantai: Lapisan peredam suara pada lantai Ertiga juga tergolong tipis sehingga suara bising dari bawah, seperti suara ban dan suara suspensi, mudah terdengar di dalam kabin.

  • Solusi: Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa menambahkan lapisan peredam suara pada pintu, lantai, dan atap mobil. Pemasangan peredam suara ini akan membantu mengurangi suara bising dari luar dan menciptakan suasana yang lebih tenang dan nyaman di dalam kabin. Anda juga bisa mempertimbangkan untuk mengganti ban dengan model yang lebih senyap dan nyaman.

Baca Juga :  Letak Tabung Air Wiper Suzuki Carry: Mengoptimalkan Kinerja Wiper Anda!

4. Suspensi yang Terasa Keras dan Kurang Nyaman di Jalan Rusak

Suspensi Ertiga dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan handling. Namun, beberapa pemilik mengeluhkan bahwa suspensi mobil ini terasa keras dan kurang nyaman saat melintasi jalan yang rusak atau bergelombang.

  • Setup Suspensi: Setup suspensi Ertiga cenderung lebih kaku dibandingkan dengan beberapa kompetitornya. Hal ini membuat mobil terasa lebih stabil saat bermanuver, tetapi juga membuat mobil terasa kurang nyaman saat melintasi jalan yang tidak rata.

  • Solusi: Untuk meningkatkan kenyamanan suspensi, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengganti shock absorber dengan model yang lebih lembut. Selain itu, Anda juga bisa menurunkan tekanan angin pada ban untuk mengurangi guncangan saat melintasi jalan yang rusak. Namun, perlu diingat bahwa penggantian shock absorber dan penurunan tekanan angin pada ban dapat mempengaruhi handling dan stabilitas mobil.

5. Desain Eksterior yang Kurang Menggugah Selera (Relatif Subjektif)

Desain eksterior Ertiga memang fungsional dan praktis, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa desainnya kurang menggugah selera dan kurang menarik perhatian. Beberapa orang berpendapat bahwa desain Ertiga terlalu sederhana dan kurang memiliki karakter yang kuat.

  • Desain Bodi: Bentuk bodi Ertiga cenderung kotak dan kurang aerodinamis. Desain ini memang memaksimalkan ruang interior, tetapi kurang memberikan kesan sporty dan modern.

  • Grille dan Lampu: Desain grille dan lampu Ertiga juga terkesan sederhana dan kurang inovatif.

  • Solusi: Masalah desain eksterior memang sangat subjektif. Jika Anda merasa kurang puas dengan desain standar Ertiga, Anda bisa mempertimbangkan untuk menambahkan body kit atau mengganti velg dengan model yang lebih sporty. Selain itu, Anda juga bisa memasang stiker atau decal untuk memberikan sentuhan yang lebih personal dan unik.

Baca Juga :  Harga Mobil Bekas Suzuki Carry Tahun 1995

6. Fitur Keselamatan yang Kurang Lengkap pada Varian Bawah

Pada varian bawah, fitur keselamatan Ertiga tergolong standar dan kurang lengkap dibandingkan dengan kompetitornya. Hal ini menjadi perhatian tersendiri bagi konsumen yang mengutamakan keselamatan.

  • Airbag: Varian bawah Ertiga biasanya hanya dilengkapi dengan dual airbag di bagian depan.

  • ABS dan EBD: Beberapa varian bawah juga tidak dilengkapi dengan fitur ABS (Anti-lock Braking System) dan EBD (Electronic Brakeforce Distribution).

  • Solusi: Jika Anda mengutamakan keselamatan, sebaiknya pilih varian Ertiga yang dilengkapi dengan fitur keselamatan yang lebih lengkap, seperti airbag lebih banyak, ABS, EBD, dan Vehicle Stability Control (VSC).

Kesimpulan: Ertiga Tetap Menarik, Tapi Pertimbangkan Kebutuhan Anda

Suzuki Ertiga tetap menjadi pilihan yang menarik bagi keluarga Indonesia yang mencari mobil yang praktis, ekonomis, dan cukup lega. Namun, penting untuk memahami kelemahan-kelemahan yang sering dikeluhkan oleh para pemilik dan calon pembeli. Sebelum memutuskan untuk membeli Ertiga, pertimbangkan kebutuhan dan preferensi Anda secara cermat. Jika Anda mengutamakan performa mesin yang bertenaga, kualitas interior yang mewah, dan fitur keselamatan yang lengkap, mungkin Anda perlu mempertimbangkan alternatif lain. Namun, jika Anda mencari mobil keluarga yang irit bahan bakar, mudah dirawat, dan memiliki harga yang kompetitif, Ertiga tetap menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.

Ingatlah untuk melakukan test drive dan membandingkan Ertiga dengan mobil-mobil lain di kelasnya sebelum membuat keputusan akhir. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan mobil yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran Anda.

Baca Juga

Bagikan:

Avatar photo

Robby Herlambang

Kontributor ini adalah penyuka Vespa juga di samping Mobil, mungkin dari pengaruh orangtuanya yang juga pehobi Vespa menjadikannya awal dari ketertarikannya di dunia otomotif. Suka gontai ganti warna mobil dan tampilan fitting velg mobil adalah kesukaannya